Sabtu, 10 Oktober 2015

CIRI-CIRI UNSUR DAN TEORI ORGANISASI

Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi

1. Ciri-ciri Organisasi
A. Kumpulan manusia
Organisasi sudah tentulah bercirikan beranggotakan oleh lebih dari dua manusia dikarenakan hanya manusia yang mampu membuat secara sadar tujuannya sendiri. Ciri ini juga sama halnya dengan ciri kelompok.
B. Tujuan Bersama
Tujuan bersama merupakan ciri utama organisasi yang membedakan dengan kelompok. Organisasi yang sangat kompak dan erat adalah yang memiliki tujuan yang sama dengan tiap anggotanya apalagi anggota mereka yang berada di tataran bawah. 
C. Kerja Sama
Tentu saja, organisasi memiliki ciri ini, kerja sama. Tidaklah pantas bila sebuah kumpulan manusia yang memiliki tujuan yang sama tidak bekerja sama. Ini tak ada bedanya dengan kelompok apabila tidak adanya kerja sama.
D. Aturan-aturan
Aturan aturan biasanya dibuat setelah organisasi terbentuk. Aturan aturan ini merupakan ciri organisasi formal yang bertujuan mengatur setiap anggota agar tujuan dan kerja sama terjalin dengan kapasitas yang efisien, efektif dan bertanggung jawab. Dengan adanya aturan aturan, tidak akan anggota yang merasa tercederai karena aturan aturan tersebut dibahas bersama.
E. Pembagian Tugas
Dalam sebuah organisasi yang formal, pembagian tugas sesuai kapasitas dan kemampuan anggota sangatlah penting untuk mencapai tujuan organisasi dan mempermudah pencapaian tujuan para anggota organisasi secara pribadi. Dengan adanya pembagian tugas yang diatur oleh aturan aturan akan tercipta kerja sama yang epik dan solid dalam nuansa profesionalisme demi mencapai tujuan bersama dan tujuan pribadi demi keberlangsungan dan kejayaan organisasi.

2. Unsur Organisasi
A. Organisasi sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama
Organisasi adalah suatu tempat dimana sekelompok orang bersama mencapai suatu tujuan yang ditetapkan, misalnya organisasi buruh bertujuan untuk kepentingan buruh, organisasi wanita bertujuan untuk hak wanita, organisasi mahasiswa bertujuan untuk pencapaian mahasiswa dan sebagainya.
B. Proses kerjasama sedikitnya dua orang
Selain tempat kerja sama suatu organisasi merupakan proses kerja sama, proses tersebut sedikitnya melibatkan antar dua orang, makin banyak orang yang melakukan kerjasama, maka proses organisasi tersebut harus disusun lebih baik dan teroganisir lagi.
C. Jelas tugas kedudukannya masing-masing
Supaya tidak bentrok atau terjadi kesalahpahaman, setiap anggota organisasi sudah ada tugasnya masing-masing, tugas tersebut disesuaikan dengan keahlian dari setiap anggota, sehingga sudah jelas apa yang harus dilakukan masing-masing anggota.
D. Ada Tujuan Tertentu
Suatu perencanaan manager yang baik akan membuat organisasinya menghasilkan hasil yang baik pula, keuntungannya perkerjaan akan efesien dan efektif.
Unsur-unsur pendukung organisasi :
1. Manusia (Man)
2. Kerjasama
3. Tujuan Bersama
4. Peralatan (Equipment)
5. Lingkungan
6. Kekayaan Alam
7. Kerangka/Konstruksi Mental 

3. Teori Organisasi
                Teori Organisasi adalah suatu teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, kajiannya yaitu bagaimana caranya membahas bagaimana sebuah organisasi dalam menajalankan fungsi dan menerapkan visi dan misi organisasi tersebut. Lingkungan kerja suatu organisasi dapat mempengaruhi dan terpengaruh oleh orang di dalam suatu organisasi tersebut. Teori itu meliputi organisasi klasik, teori organisasi neoklasik dan teori organisasi modern.
A. Teori Organisasi Klasik
Teori klasik (classical theory) atau disebut juga teori tradisional, isinya berupa konsep tentang organisasi dari abad 19, definisi organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan, tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor lain yang terjadi karena terlibat kerja sama antar orang.
Teori ini mempunyai efek yang sama yang berkembang dalam tiga dasar anggapan-anggapan, anggapan tersebut yaitu: 
- Teori Birokrasi : dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
- Teori Administrasi : dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
- Manajemen Ilmiah : dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.
B. Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori ini dikembangkan atas dasar teori klasik. Tanggapan dalam teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial sebagai indivudi maupun sebagai bagian kelompok dalam lingkungan kerjanya, dari dasar tanggapan ini teori neoklasik mendefinisikan ‘organisasi” memiliki tujuan yang sama. Teori neklasik dalam hal pembagian kerja diperlukan hal-hal berikut:
- Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan.
- Perluasan Kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi.
- Manajemen Bottom-Up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.
C. Teori Organisasi Modern
- Herbert Simon menandai teori modern dengan lahirnya gerakan contigency yang menyatakan teori organisasi perlu melebihi prinsip-prinsip yang dangkal  dan disederhanakan untuk suatu kajian mengenai kondisi yang dapat diterapkan prinsip saling bersaing.
- Katz dan Robert Kahn dalam bukunya “the social psychology of organization” mengungkapkan perspektif organisasi sebagai suatu sistem terbuka. Dalam buku tersebut mendeskripsikan keunggulan-keunggulan perspektif sistem terbuka untuk menelaah hubungan yang penting dari sebuah organisasi dengan lingkungannya, dan perlunya organisasi menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang berubah jika organisasi ingin tetap bertahan
               Teori modern atau yang bisa disebut sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system yang terbuka.

Sumber :
1. Widyatmini, Amperaningrum Izzati.1991.serikat diktat kuliah: Pengantar Organisasi dan Metode. Depok: Gunadarma
2. http://www.apapengertianahli.com/2015/03/pengertian-organisasi-tujuan-ciri-struktur-organisasi.html#
3. http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/



Minggu, 04 Oktober 2015

KECERDASAN BUATAN BAGI DUNIA BISNIS

Manfaat dan Dampak Negatif Kecerdasan Buatan Bagi Dunia Bisnis    

               Kecerdasan buatan atau Artifical Intelligence merupakan salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya di fungsikan sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan umat manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat hitung, lebih dari itu, komputer diharapkan untuk dapat diberdayakan untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan manusia.
               Perusahaan penyedia kecerdasan buatan narrative science merilis penelitian terbarunya yang mengatakan bahwa mayoritas para profesional menilai bahwa kecerdasan buatan atau artifical intelligence (AI) sebagai sebuah kesempatan dan bukan sebagai ancaman. Dalam penelitian bertajuk "2015 State of Artifical Intelligence & Big Data in the Enterprise Report", Narrative Science bertanya pada 200 responden termasuk CEO, ilmuwan data, dan manajer, tentang dampak kecerdasan buatan pada dunia usaha. Meskipun selama ini kecerdasan buatan dianggap sebagai ancaman potensial yang menyingkirkan pekerjan, namun sebanyak 80 persen responden percaya kecerdasan buatan bisa meningkatkan kinerja dan justru menciptakan lapangan kerja baru.

Sumber ;
1. http://informatika.web.id/category/kecerdasan-buatan/
2. http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20150613040014-199-59776/kecerdasan-buatan-bisa-jadi-sahabat-perusahaan/            

Sabtu, 03 Oktober 2015

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

3. Manajemen dan Tata Kerja
                Istilah manajemen berasal dari kata kerja to manage berarti control. Dalam bahasa indonesia dapat diartikan: mengendalikan, menangani atau mengelola. Selanjutnya, kata benda "manajemen" atau management dapat mempunyai berbagai arti. Pertama sebagai pengelolaan, pengendalian atau penanganan ("managing"). Kedua, perlakuan secara terampil untuk menangani sesuatu berupa skillful treatment. Ketiga, gabungan dari dua perngertian tersebut, yaitu yang berhubungan dengan pengelolaan suatu perusahaan, rumah tangga atau suatu bentuk kerja sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu.
               Tiga pengertian itu mendukung kesepakatan anggapan bahwa manajemen dapat dipandang sebagai ilmu dan seni. Manajemen sebagai ilmu artinya manajemen memenuhi kriteria ilmu dan metode keilmuan yang menekankan kepada konsep-konsep, teori, prinsip dan teknik pengelolaan.
               Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.Tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk : menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia, mengindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan dan menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
               Hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan : manaejemen menjelaskan perlu adanya proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan tertentu. Tata kerja menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

4. Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
               Manajemen, organisasi dan tata kerja berkaitan satu sama lain. Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia. Untuk melaksanakannya diperlukan organisasi sebagai wadah atau alat untuk mencapai tujuan tersebut. Kemudian untuk mengetahui bagaimana kegiatan kerja sama tersebut sebaiknya dilakukan atau dibutuhkan tata kerja atau metode untuk mencapainya dengan efisien dan tepat.

Sumber :
1. Yayat M. Herujito.2001.grasindo: Dasar-dasar manajemen. bogor: PT Grasindo
2. http://soniafebriyani.blogspot.co.id/2012/06/manajemen-dan-tata-kerja.html
3. http://avanza250.wordpress.com/2010/11/20/organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/
4. http://megasuryono.blogspot.com/2012/03/manajemen-dan-tata-kerja.html

                

Sabtu, 26 September 2015

ERP (Enterprise Resource Planning)

ERP

               ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional disebuah perusahaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan tersebut.
               Kegunaan atau fungsi penerepan ERP pada suatu perusahaan dapat dijadikan sebagai sarana belajar bagi para karyawan untuk meninggalkan budaya kerja lama, yang dimaksud dengan budaya kerja lama yaitu kebiasaan karyawan melempar tanggung jawab bila terjadi suatu kesalahan dalam proses kerja. Padahal yang seharusnya dilakukan adalah mencari solusi untuk memperbaiki kesalahan yang terlanjur terjadi. Kontribusi ERP dalam hal ini adalah membantu pelaksanaan dan pendokumentasian komunikasi internal antar karyawan. ERP juga berfungsi mengintegrasikan proses-proses penciptaan produk atau jasa perusahaan, mulai dari pemesanan bahan-bahan mentah dan fasilitas produksi sampai dengan terciptanya produk jadi yang sudah siap ditawarkan kepada pelanggan (Indrajit, Djokopranoto, 2002). selain itu ERP juga membantu mengintegrasikan data-data didalam organisasi didalam sebuah platform yang umum (ERP Wire, 2006).
               Contoh pengaplikasian ERP di pada PT. Garuda Indonesia, ERP yang digunakan adalah SAP dengan berbagai macam modul seperti SD(Sales & Distribution), MM(Material & Management), PP(Production Planning), QM(Quality Management), PM(Plant Maintenance), HR(Human Resource Management), FI(Financial Accounting), CO(Controlling), AM(Asset Management), PS(Project System). Sistem ERP terbukti membantu dalam mengoptimalkan dan mengefesiensikan pertukaran data yang akurat dan cepat.

Sumber ;
1. http://www.aimsconsultants.com/news/articles/14-manfaat-penerapan-erp
2. http://www.academia.edu/3711122/Manfaat_dan_Penerapan_ERP_di_PT._Garuda_Indonesia
3. http://www.mentaya.co.id/mty16/index.php/77-ulasan/68-apa-itu-erp
                

Jumat, 25 September 2015

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

1. Pengertian Organisasi
               Organisasi identik dengan sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah sistem. definisi lain dari organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu yang berinteraksi dalam wewenang tertentu.  
Istilah Organisasi dapat diartikan sebagai :
wadah : sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
proses : pengelompokkan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
               Pengertian organisasi yang umum adalah sekumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi memiliki beberapa batasan-batasan yang dapat digambarkan dalam sebuah organisasi.
definisi organisasi menurut para ahli :
A. Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang yang ada dibawah pengawasan dan pengarahan atasan untuk mengejar tujuan bersama.
B. Stephen P. Robbins mengatakan organisasi merupakan kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relative dapat diidentifikasi dan bekerja atas dasar relative yang terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
adapun definisi organisasi formal dan informal :
A. Organisasi Formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, sekolah, negara dan lain sebagainya.
B. Organisasi Informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang terlibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak Sd dll.
Ciri-ciri organisasi :
a. organisasi adalah lembaga sosial yang terdiri atas sekelompok orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
b. organisasi dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.
c. organisasi secara sadar dikoordinasikan dan dengan sengaja disusun.
d. organisasi adalah instrumen sosial yang mempunyai batasan yang secara relatif  dapat diidentifikasikan.
               Struktur organisasi walaupun hanya menyajikan kerangka bangunan organisasi, tetapi merupakan suatu subsistem penting dalam sistem organisasi formal. Dalam menganalisis struktur suatu organisasi, tidask bisa lepas begitu saja dari desain organisasi. Struktur organisasi disusun adalah untuk membantu pencapaian tujuan organisasi dengan lebih efektif. Tujuan organisasi tersebut akan menentukan struktur organisasinya. Jadi struktur organisasi merupakan suatu kerangka yang menunjukkan seluruh kegiatan-kegiatan untuk pencapaian organisasi tersebut.
struktur organisasi (formal) mempunyai dua muka yaitu :
a. model struktur, dalam hal ini kita dapat mempergunakan prinsip-perinsip teori organisasi.
b. dimensi-dimensi dasar struktur yang akan menentukan kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan yang harus dilakukan dan tingkat spesialisi yang dapat diberikan.
variabel-variabel kunci yang menentukan desain struktural organisasi yaitu :
a. strategi dan struktur
b. lingkungan yang melingkupinya
c. teknologi yang digunakan
d. orang-orang yang terlibat didalam organisasi
tiga model struktur organisasi yang dikenal yaitu :
a. model tradisional
b. model hubungan manusiawi
c. model sumber  daya manusia

2. Manajemen dan Organisasi
               Manajemen sebagai suatu proses, melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Manajemen juga seni melaksanakan mengatur dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki definisi yang tepat dan dapat diterima.
               Mary Parker Follet mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien, manajemen perlu melewati beberapa proses, yaitu proses perencanaan, pengoordinasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.
               Hubungan Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat. Untuk mencapai suatu tujuan diperlukan kerja team, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer mebagikan tugas kepada anggota teamnya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu seterusnya hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.


Sumber :
1. Widyatmini, Amperaningrum Izzati.1991.serikat diktat kuliah: Pengantar Organisasi dan Metode. Depok: Gunadarma
2. http://dellafan.pun.bz/definisi-organisasi-adalah.xhtml
3. http://www.apapengertianahli.com/2015/03/pengertian-organisasi-tujuan-ciri-struktur-organisasi.html
4. http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/

Jumat, 26 Juni 2015

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Manusia dan Pandangan Hidup

1. Pengertian Pandangan Hidup
Pandangan hidup adalah sebuah hasil penalaran, pemikiran akal sehingga dapat diakui kebenarannya. Kemudian atas dasar pemikiran ini manusia menggunakannya sebagai pedoman, petunjuk, arahan dalam kehidupannya. Pandangan juga dapat di artikan sebagai pertimbangan, pendapat yang diperoleh dari hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah dalam waktu dan tempat hidupnya yang dapat digunakan sebagai petunjuk hidup didunia.

2. Kebijakan
Kebijakan adalah suatu ucapan atau tulisan yang memberikan petunjuk umum tentang penetapan ruang lingkup yang memberi batas dan arah umum kepada seseorang untuk bergerak. Secara Etimologis, kebijakan adalah terjemahan dari kata policy, kebijakan dapat juga berarti sebagai rangkain konsep dan asas yang menjadi garis pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan dan cara bertindak. Kebijakan dapat berbentuk keputusan yang dipikirkan secara matang dan hati-hati oleh pengambil keputusan puncak dan bukan kegiatan-kegiatan berulang yang rutin dan terprogram atau terkait dengan aturan-aturan keputusan.

3. Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinan atau kepercayaan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tau dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakian atau kepercayaan merupakan suatu sikap. maka keyakinan atau kepercayaan seseorang tidak selalu benar atau semata bukanlah jaminan kebeneran.

4. Contoh Kasus
Nenek Asyani Terdakwa Pencuri Kayu Divonis 1 Tahun Penjara
Palu hamim diketuk, Nenek asyani langsung mengungkapkan amaraahnya. Nenek renta berusia 63 tahun ini tak terima dengan vonis bersalah oleh hakim. Nenek asyani di vonis 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 500 juta Subsider 1 hari hukumana percobaan.
Walau putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa 1 tahun 18 bulan penjara dan denda Rp 500 juta , nenek asyani tidak terima. "Saya sudah bersumpah mati tidak ada gunanya, Pasti ada suap, saya tidak mencuri, sumpah pocong, pak" kata nenek asyani.
nenek asyani di dakwa mencuri dua buah batang pohon jati milik perhutani untuk dibuat tempat tidur, Namun nenek asyani membantah dengan alasan batang pohon jati itu diambil dari lahannya sendiri oleh almarhum suaminya 5 tahun silam.

Opini :
Kasus diatas merupakan contoh kasus manusia dan pandangan hidup dimana tidak adanya kebijakan hukum terhadap nenek asyani. Nenek yang sudah tua renta, bahkan untuk berjalan pun dia sudah tertatih-tatih. tidak adakah kebijakan untuk nenek asyani ?

Sumber :
http://www.apaperbedaan.com/apa-perbedaan-agama-dan-kepercayaan.html
http://news.liputan6.com/read/2219231/nenek-asyani-terdakwa-pencuri-kayu-divonis-1-tahun-penjara






Minggu, 10 Mei 2015

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Manusia dan Penderitaan

1. Pengertian Penderitaan
Penderitaan adalah menjalani sesuatu yang tidak menyenangkan. Dan penderitaan itu juga suatu kehidupan yang tidak sesuai dengan harapan, Setiap manusia pasti pernah merasakan pendertitaan fisik maupun batin. contoh penderitaan fisik misalnya cacat atau tidak memiliki anggota tubuh yang sempurna sedangkan contoh penderitaan batin seperti patah hati.

2. Siksaan
siksaan merupakan sesuatu penderitaan yang diterima oleh seseorang. siksaasn mungkin bisa di katakan suatu peristiwa yang merujuk ke penderitaan atau kekerasan baik secara fisik ataupun psikologi atau bisa juga dikatakan dengan siksaan batin, dengan kata lain siksaan adalah suatu hukuman dengan menggunakan kekerasan, siksaan dapat disebut juga dengan paksaan untuk melakukan pengakuan dari yang disiksa tersebut, jika si pelaku yang disiksa ini mempunyai kesalahan.

3. Kekalutan Mental
Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. saat mendapat kekalutan mental berarti seseorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan oleh orang tersebut.

4. Penderitaan dan Pemujaan
Penderitaan adalah menjalani sesuatu yang tidak menyenangkan. Dan penderitaan itu juga suatu kehidupan yang tidak sesuai dengan harapan, Setiap manusia pasti pernah merasakan pendertitaan fisik maupun batin.
Pemujaan adalah sebuah cara kita untuk menghormati sesuatu yang menurut kita adalah sebuah kebenaran. Pemujaan juga bisa di artikan sebagai perwujudan cinta manusia kepada Tuhan. kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini, dikarenakan pemujaan kepada tuhan adalah inti dan makna kehidupan yang sebenarnya penyebab hal itu terjadi adalah Tuhan pencipta alam semesta.

5. Penderitaan Media Massa dan Seniman
Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan kepada masyarakat luas. dengan demikian masyarakat dapat dengan segera melihat untuk menentukan sikap antara manusia terutama yang bersimpati. tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya sehingga para pembaca, penonton dapat mengkhayati penderitaan sekaligus karya seni.

6. Penderitaan dan sebabnya
Sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai begai berikut :
1. Penderitaan yang timbul akibat perbuatan buruk manusia
penderitaan yang dialami manusia karna perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan manusia dengan sesama manusia,
2, Penderitaan yang timbul karna penyakit, siksaan atau azab tuhan
penderitaan manusia juga dapat timbul karena penyakit, siksaan atau azab tuhan. namun kesabaran, tawaqal dan optimisme dapat membuat membuat usaha manusia untuk mengatasi pernderitaan tersebut.

Sumber :
http://ululaziza.blogspot.com/2011/06/penderitaan-dan-sebab-sebabnya.html
http://ade-firdiyantoro.blogspot.com/2011/05/penderitaan-manusia-dan-sebab-sebabnya.html
http://reshairnia.blogspot.com/2011/06/hubungan-penderitaan-media-massa-dan.html
http://sarahabibah.blogspot.com/2012/04/pengertian-pemujaan.html