Minggu, 10 Mei 2015

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Manusia dan Penderitaan

1. Pengertian Penderitaan
Penderitaan adalah menjalani sesuatu yang tidak menyenangkan. Dan penderitaan itu juga suatu kehidupan yang tidak sesuai dengan harapan, Setiap manusia pasti pernah merasakan pendertitaan fisik maupun batin. contoh penderitaan fisik misalnya cacat atau tidak memiliki anggota tubuh yang sempurna sedangkan contoh penderitaan batin seperti patah hati.

2. Siksaan
siksaan merupakan sesuatu penderitaan yang diterima oleh seseorang. siksaasn mungkin bisa di katakan suatu peristiwa yang merujuk ke penderitaan atau kekerasan baik secara fisik ataupun psikologi atau bisa juga dikatakan dengan siksaan batin, dengan kata lain siksaan adalah suatu hukuman dengan menggunakan kekerasan, siksaan dapat disebut juga dengan paksaan untuk melakukan pengakuan dari yang disiksa tersebut, jika si pelaku yang disiksa ini mempunyai kesalahan.

3. Kekalutan Mental
Kekalutan mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya. saat mendapat kekalutan mental berarti seseorang tersebut sedang mengalami kejatuhan mental dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan oleh orang tersebut.

4. Penderitaan dan Pemujaan
Penderitaan adalah menjalani sesuatu yang tidak menyenangkan. Dan penderitaan itu juga suatu kehidupan yang tidak sesuai dengan harapan, Setiap manusia pasti pernah merasakan pendertitaan fisik maupun batin.
Pemujaan adalah sebuah cara kita untuk menghormati sesuatu yang menurut kita adalah sebuah kebenaran. Pemujaan juga bisa di artikan sebagai perwujudan cinta manusia kepada Tuhan. kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini, dikarenakan pemujaan kepada tuhan adalah inti dan makna kehidupan yang sebenarnya penyebab hal itu terjadi adalah Tuhan pencipta alam semesta.

5. Penderitaan Media Massa dan Seniman
Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan kepada masyarakat luas. dengan demikian masyarakat dapat dengan segera melihat untuk menentukan sikap antara manusia terutama yang bersimpati. tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya sehingga para pembaca, penonton dapat mengkhayati penderitaan sekaligus karya seni.

6. Penderitaan dan sebabnya
Sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai begai berikut :
1. Penderitaan yang timbul akibat perbuatan buruk manusia
penderitaan yang dialami manusia karna perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan manusia dengan sesama manusia,
2, Penderitaan yang timbul karna penyakit, siksaan atau azab tuhan
penderitaan manusia juga dapat timbul karena penyakit, siksaan atau azab tuhan. namun kesabaran, tawaqal dan optimisme dapat membuat membuat usaha manusia untuk mengatasi pernderitaan tersebut.

Sumber :
http://ululaziza.blogspot.com/2011/06/penderitaan-dan-sebab-sebabnya.html
http://ade-firdiyantoro.blogspot.com/2011/05/penderitaan-manusia-dan-sebab-sebabnya.html
http://reshairnia.blogspot.com/2011/06/hubungan-penderitaan-media-massa-dan.html
http://sarahabibah.blogspot.com/2012/04/pengertian-pemujaan.html

Minggu, 19 April 2015

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Manusia dan Cinta Kasih

1. Pengertian Cinta kasih
    Cinta adalah rasa suka atau sayang kepada seseorang ataupun rasa kasih dan tertarik. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada sesorang dan menaruh belas kasih. Cinta Kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Cinta Kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan dan kedamaian antara sesama manusia antara manusia dengan lingkungan dan antara manusia dengan Tuhan. Apabila dirumuskan secara sederhana, Cinta Kasih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang tanggung jawab. Tanggung jawab dalam arti akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan dan kebahagiaan.

2. Cinta Menurut Ajaran Agama
    Pemahaman orang modern bahwa cinta adalah kebebasan tanpa ikatan serta pelepasan nafsu hewaniyah telah menjerumuskan mereka dalam kehidupan yang penuh kegoncangan, individualistik, ketidak-tenangan dan belenggu nafsu. Dalam Islam, Cinta seseorang haruslah berlandaskan kepengikutan (ittibaa) dan ketaatan. Salah satu cinta yang diajarkan Rasulullah SAW. Diantaranya adalah mencintai dan mengasihi sesama. Kecintaan ini sebagaimana pernah dicontohkan beliau, tak pernah dibedakan antara Muslim dan Non-Muslim, bahkan tidak dibenarkan jika kita tidak berbuat adil kepada suatu kaum misalnya hanya karena benci kepada mereka seperti dalam firman-nya (QS. Al Maidah:8). Ajaran cinta islami yang mesti disemaikan bukanlah sebatas sesama Muslim. Tetapi justru sesama manusia dan sesama makhluk. Rasulullah SAW bersabda "Hakikat seorang muslim adalah mencintai Allah dan Rasul-nya, sesamanya, serta tetangganya melebihi atau sebagaimana ia cinta kepada dirinya sendiri" (HR. Imran Bukhari). Kecintaan yang terekspresikan akan menjadi amal saleh buat pelakunya. Maka dari itu kecintaan maupun kebaikan meskipun baru tersirat dalam hati dan belum terlaksana, tetap akan mendapat pahala disisi Allah. Sebaliknya kebencian yang tersimpan dalam lubuk hati disamping sebuah kewajaran juga tidak dicatat sebagai keburukan, hingga niatnya itu betul-betul dilakukan.

3. Kasih Sayang
    Kasih Sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan makhluk Tuhan, baik makhluk hidup maupun benda mati.

4. Kemesraan
    Kemesraan berasal dari kata dasar 'mesra', yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam. Cinta yang berlanjut menimbulkan perngertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.

5. Pemujaan
    Pemujaan adalah sebuah cara kita untuk menghormati sesuatu yang menurut kita adalah sebuah kebenaran. Pemujaan juga bisa di artikan sebagai perwujudan cinta manusia kepada Tuhan. kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini, dikarenakan pemujaan kepada tuhan adalah inti dan makna kehidupan yang sebenarnya penyebab hal itu terjadi adalah Tuhan pencipta alam semesta.

6. Cinta Kasih Erotis
    Cinta Kasih Erotis yaitu haus akan penyatuan sempurna. Cinta kasih erotis bersifat ekslusif bukan universal. Peratama-tama cinta kasih erotis kerap kali di campur-baurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupa jatuh cinta. Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu, pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara. Dengan demikian bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari perbuatan kemauan.

Sumber :
http://www.jejakislam.com/2014/02/cinta-dan-kasih-sayang-dalam-ajaran-agama-islam.html


Sabtu, 21 Maret 2015

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

1. Pengertian Manusia
    Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain. Seorang antropologi indonesia yaitu koentjaraningrat menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suartu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Pandangan yang dikemukakan oleh koentjaraningrat tersebut menegaskan bahwa didalam masyarakat terdapat berbagai komponen yang saling berinteraksi secara terus menerus sesuai dengan sistem nilai dan sistem norma yang di anutnya. Interaksi antar komponen tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu antara lain individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.

2. Pengertian Hakikat Manusia
    Hakikat manusia ialah peran ataupun fungsi nyata yang harus dijalankan oleh setiap umat manusia didunia. Tetapi, hal tersebut tidak selalu benar karena banyak manusia yang tidak menjalankan peran ataupun fungsi nyata dengan benar, contohnya melakukan kejahatan. Berikut merupakan pengertian hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk individu :
- Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Setiap manusia memerlukan orang lain untuk hidup bersama dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada perkembangan seperti zaman modern sekarang, manusia tidak hanya membutuhkan orang lain, tetapi juga membutuhkan sarana dan prasarana pendukung seperti lembaga-lembaga masyarakat ataupun negara.
- Manusia sebagai makhluk individu artinya mereka berusaha untuk selalu menghasilkan sesuatu untuk dijadikan kepentingan, kebutuhan dan potensi pribadi yang dimiliknya. Hal tersebut akan terus berkembang dan selalu mengikuti perkembangan hidup manusia itu sendiri yang di alaminya dan perkembanganyang ada pada dirinya.

3. Kepribadian Bangsa Timur
     Kepribadian bangsa timur dapat di artikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Didunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramahdan bersahabat. Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hita, berkulit sawo matang dana ada pula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan. Pada umumnya kepribadian bangsa timur adalah sangat terbuka dan toleran terhadap bangsa lain. Tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat yang ada. Namun walaupun kita sudah tahu banyak tentang kepribadian bangsa timur kita tidak bisa selalu beranggapan bahwa bangsa timur lebih baik dari bangsa barat. Karena semua hal pasti ada sisi positif dan negatif nya. Tidak ada didunia ini yang sepenuhnya baik.

4. Pengertian Kebudayaan 
     Kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni dan lain-lain, yang semuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

5. Unsur-Unsur Kebudayaan
    Koentjaraningrat (1985) menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan. Ia menyebutnya sebagai isi pokok kebudayaan. Ketuju unsur kebudayaan universal :
- Kesenian
- Sistem teknologi dan peralatan
- Sistem organisasi masyarakat
- Bahasa
- Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
- Sistem Pengetahuan
- Sistem religi

6. Wujud Kebudayaan
    Menurut JJ. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga gagasan, aktivitas dan artefak.
- Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan nilai-nilai norma-norma peraturab dan sebagainya. yang sifatnya abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karanga dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
- Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.
- Artefak (Karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivita, perbuatan dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat dan di dokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh : wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

7. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
    Manusia dan Kebudayaan memang pada dasarnya adalah sebuah kesatuan tingkah laku, perbuatan dan kegiatan yang dilakukan seiring dengan proses dan tahapan belajar dan disertakan dengan adat ddan kebiasaan yang membaur dengan masyarakat kelak akan emnajdi sebuah kebudayaan yang indah.

Sumber :


Rabu, 21 Januari 2015

SIKAP ILMIAH YANG DI BUTUHKAN MAHASISWA

SIKAP ILMIAH YANG DI BUTUHKAN MAHASISWA

                        Sikap ilmiah sangat dibutuhkan oleh mahasiswa mengingat tugasnya sebagaimana yang tercantum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bukan hanya sekedar meraih gelar sarjana semata-mata, melainkan juga harus memelihara dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat luas. Dan yang menjadi salah satu cerminan dari pada sikap ilmiah yaitu kemampuan berbahasa dengan baik dan benar.
                        Membaca dan Menulis juga merupakan salah satu upaya untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain persoalan identitas dan pengimplementasian Tri Dharma Perguruan Tinggi, membaca dan menulis juga menyimpan sejuta faedah yang terkandung didalamnya.
                       Apabila dijabarkan secara singkat maka dapat dikatakan bahwa membaca bisa membawa kita untuk berkunjung ke dimensi lain. Sedangkan menulis bisa memberi sepuhan atas nama kita agar tidak tergerus oleh aliran arus waktu.

Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2014/08/11/menulis-dan-membaca-di-kalangan-mahasiswa-sebagai-ciri-kaum-ilmiah-dan-implementasi-tri-dharma-perguruan-tinggi-668069.html

Minggu, 18 Januari 2015

HIDUP RUKUN BERAGAMA DI INDONESIA

HIDUP RUKUN BERAGAMA DI INDONESIA

                       Kerukunan beragama di tengah keanekaragaman budaya merupakan aset dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Dalam perjalanan sejarah bangsa, Pancasila telah teruji sebagai alternatif yang paling tepat untuk mempersatukan masyarakat Indonesia yang sangat majemuk di bawah suatu sistem pemerintahan yang demokratis.
                       Indonesia merupakan negara yang multikultur, dengan wilayah geografis dan budaya yang berbeda-beda. Hal tersebut sering menjadi pemicu adanya konflik antar umat beragama di Indonesia, Agama-agama  yang ada di Indonesia berbeda satu sama lain, Walaupun di antara agama-agama itu terdapat persamaan-persamaan.
                       Oleh sebab itu perlunya diciptakan suatu aturan bagi umat beragama di Indonesia untuk tetap hidup rukun, bersatu walaupun latar belakang agama yang berbeda. Kerukunan antar umat beragama akan tercipta apabila ntiap-tiap orang dari pemeluk suatu agama dapat saling tenggang rasa dan menanamkan sikap toleransi,

Sumber : http://tantridilogi10.blogspot.com/2013/06/kerukunan-antar-umat-beragama.html
                       
                       

HUBUNGAN DESA DAN KOTA

HUBUNGAN DESA DAN KOTA

                        Masyarakat desa dan perkotaan bukanlah komunitas yang terpisah sama sekali. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara keduanya terdapat hubungan yangt erat. Bersifat keteregantungan karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan seperti beras, sayur mayur, daging dan ikan.
                        Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota., misalnya saja buruh bangunan dalam proyek-proyek perumahan, proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan. Mereka ini biasanya adalah pekerja-pekerja musiman.
                        Pada saat musim tanam, mereka sibuk bekerja di sawah, bila pekerjaan di bidang pertanian mulai menyurut, sementara menunggu masa panen mereka merantau ke kota terdekat untuk untuk melakukan pekerjaan apa saja yang tersedia. Hubungan desa dan kota cenderung terjadi secara alami. Karena itiu dalam hubungan desa dan kota, makin besar suatu kota makin berpengaruh dan makin menentukan kehidupan pedesaan.

Sumber : https://taufikhidayah21.wordpress.com/tag/hubungan-antara-desa-dan-kota/ 

CIRI-CIRI MASYARAKAT DESA

CIRI-CIRI MASYARAKAT DESA


  1.  Mempunyai sifat homogen dalam (mata pencaharian, nila-nilai kebudayaan serta dalam sikap dan tingkah laku.
  2. Kehidupan desa lebih menekankan anggota keluarga sebagai unit ekonomi. artinya semua anggota keluarga turut bersama-sama memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
  3. faktor geografi sangat berpengaruh atas kehidupan yang ada. misalnya keterikatan anggota keluarga dengan tanah atau desa kelahirannya.
  4. hubungan sesama anggota masyarakat lebih intim dan awet dari pada kota
  5. jumlah anak yang ada dalam keluarga inti lebih besar.
  6. hubungan lebih bercorak gemeinschaft dan gesellschaft 
-Gemeinschaft adalah hubungan yang dilakukan oleh antar individu atau kelompok yang memiliki ikatan kuat. biasanya yang memiliki ikatan darah, ideologi, kesamaan daerah asal.
-Gesellschaft adalah hubungan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan kelompok lain untuk waktu tertentu.

Sumber : http://nugrohocahyo.blogspot.com/2013/03/pengertian-gemeinschaft-dan-gesellschaft.html